Dari Masjid ke Masa Depan: Ramadan 1447 H Membentuk Generus LDII Sulut Lebih Siap Menatap Masa Depan

LDII SULUT | Lembaga Dakwah Islam Indonesia Provinsi Sulawesi Utara

Dari Masjid ke Masa Depan: Ramadan 1447 H Membentuk Generus LDII Sulut Lebih Siap Menatap Masa Depan

LDII Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) memanfaatkan momentum Ramadan 1447 Hijriah untuk memperkuat pengembangan karakter dan peningkatan kualitas generasi penerus (generus) melalui kegiatan Pengajian Generus yang digelar di Masjid Baitil A’la Manembo-Nembo, Kota Bitung.

Kegiatan tersebut diikuti pemuda-pemudi LDII dari Kota Manado, Kota Bitung, Kabupaten Minahasa, serta Kepulauan Sangihe yang mengikuti secara hybrid. Peserta terdiri dari usia pra remaja, remaja, usia pranikah hingga usia produktif. Sejak sore hari, suasana masjid dipenuhi semangat kebersamaan dan antusiasme generasi muda yang hadir untuk memperdalam pemahaman agama sekaligus mempererat silaturahim lintas daerah.

Materi Al-Qur’an dan Al-Hadits Kitabul Adab disampaikan oleh Biro Pendidikan dan Dakwah DPW LDII Sulawesi Utara, yakni Ustaz Ahsani Lubis dan Ustaz Abdul Aziz. Keduanya menekankan pentingnya adab sebagai fondasi utama dalam membentuk pribadi yang santun, bertanggung jawab, dan berintegritas.

Puncak kegiatan diisi tausyiah agama oleh Dewan Penasihat DPW LDII Sulawesi Utara, KH Ahmad Fauzi. Dalam pesannya, ia mengajak para generus menjadikan Ramadan sebagai momentum peningkatan kualitas diri.

“Ramadan bukan hanya soal menahan lapar dan dahaga, tetapi bagaimana kita membentuk pribadi yang berilmu, berakhlakul karimah, dan memiliki visi masa depan. Kalian adalah generasi harapan umat dan bangsa. Persiapkan diri dengan agama yang kuat, karakter yang baik, serta perencanaan hidup yang matang, termasuk dalam membangun rumah tangga yang sakinah,” ujar KH Ahmad Fauzi.

Ia juga menegaskan bahwa masjid harus menjadi pusat penguatan moral dan spiritual generasi muda. “Dari masjid inilah lahir pemuda-pemudi tangguh yang tidak hanya taat beribadah, tetapi juga mampu berkontribusi nyata bagi masyarakat dan Indonesia,” tambahnya.

Kegiatan yang berlangsung pukul 16.00 hingga 17.30 WITA tersebut ditutup dengan buka puasa bersama. Momen kebersamaan ini semakin mempererat keakraban antargenerus, baik yang hadir langsung maupun yang mengikuti secara daring. Diskusi hangat dan interaksi aktif mencerminkan semangat ukhuwah Islamiyah yang tumbuh kuat di tengah keberagaman wilayah.

Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kefahaman agama, memperluas wawasan keislaman, membangun jejaring silaturahim, serta mempersiapkan generasi usia mandiri agar memiliki pandangan hidup yang jelas ke depan, termasuk kesiapan memasuki jenjang pernikahan dan kehidupan bermasyarakat.

Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif dalam sesi tanya jawab dan keseriusan mengikuti materi. Banyak generus mengaku merasa senang, termotivasi, dan semakin percaya diri untuk menata masa depan.

Dengan konsistensi kegiatan pengembangan generasi seperti ini, diharapkan generus LDII Sulawesi Utara senantiasa terjaga nilai-nilai agamanya, memiliki akhlakul karimah, serta tumbuh menjadi pemuda-pemudi yang bermanfaat bagi agama, masyarakat, dan bangsa. Ramadan pun menjadi ruang strategis untuk menyiapkan masa depan—dimulai dari masjid.

Penulis :
Apt. Ridwan D. Kristanto, S.Farm.
Wakil Sekretaris DPW LDII Sulawesi Utara
KIM/Lines Sulut